Then which of the Favours of your Lord will you deny?
(Source: lionofallah)
““ Dosen yang tidak emosional dan mudah marah - memberi tau saat mahasiswanya salah dengan kelembutan dan motivasi - make something simply but not simpler - totalitas - atau kriteria baik lainnya ituuu sangat berpotensi untuk didoakan yang baik baik secara diam diam oleh mahasiswanya. Beneran. Banyak mahasiswa mahasiswa yang ternyata berpikiran seperti ini.
Ps : saat saya memuji orang orang yang baik tidak lantas otomatis menjelekkan yang sebaliknya ya
Vivat academia..vivat profesores… ””
@ahmedjelin Dr Ahmad bin Hamd Jailani, Murid Syaikh Ibnu Baz, da’i Badan Penanggulangan Teroris Saudi, pernah ke Indonesia Januari 2013
(via twitulama)
Bukan maksudku mau berbagi nasib,
nasib adalah kesunyian masing-masing.
Kupilih kau dari yang banyak, tapi
sebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaring.
Aku pernah ingin benar padamu,
Di malam raya, menjadi kanak-kanak kembali…
Chairil Anwar, 1946 (via detindentist)
keinginan yang terpendam :’)

this image is taken from: www.uky.edu

this image is taken from : stuffpoint.com
dulu, waktu jaman-jamannya ikut Aikido, sering diajarin kendo juga ama sensei nya. kendo itu menurut saya, olahraga yang melatih konsentrasi dan konsistensi. orang yang gak sabaran pasti gak cocok ama kendo. olahraga ini menuntut kita untuk mengulang-ulang teknik yang sama berrrrkali-kali. misalnya, ngayun-ayun pedang ke depan berrrrkali-kali .itu doang ampe rute yang dilewati si pedang lurus ga belok-belok. ada juga macem-macem variasinya, jadi ga cuma ngayun ke depan doang.
yang jelas, harus sabaar sekali dan ga gampang bosen berlatih, ga bisa langsung jago dan bergaya kayak kenshin di film samurai X. hahaha. walaupun terkesan monoton, tapi olahraga ini ngaruh banget buat ngelatih konsentrasi, koordinasi,timing, fleksibilitas, and so on.
Haikal Hira Habibullah
nemu e-book bagus yang didonload dari http://www.raudhatulmuhibbin.org/ yang ternyata web khusus buku-buku islam. Cause you blossom only once ditulis oleh Haikal Hira Habibullah. bukunya berbahasa inggris. belum saya baca semuanya sih, baru selintas di resensinya doang, kayaknya bagus dan ringan.di bagian cover yang sendu itu *halah* ditulis “a love letter to my beloved daughter” hmm…
*kenapa gue jadi baca buku kayak beginian ya? haha
lumayan buat nambah ilmu lah, toh saya pun memiliki adik perempuan yang sebagai seorang kakak berarti saya wajib ikut andil dalam memikirkan perkembangan dan penjagaan untuknya kan. terlebih untuk urusan agama.